Selasa, 31 Mei 2016

Nama                         : Sahrul Munir
Kelas                         : MPI 2A
NIM                          : 1503036028
Alamat                       : Jl. Kyai Thohir Pedurungan Lor RT 02/05
Tempat Tanggal Lahir : Semarang, 07 Juli 1997

 

1.PerbedaanBesaranSkalardanBesaranVektor

BesaranSkalaradalahbesaran yang memilikibesarnamuntidakmemilikiarah.SedangkanbesaranVektormerupakanbesaran yang memilikibesardanarah (Kamajaya,2007:50). Dalamkehidupansehari-hari, dapatdigambarkanperbedaanduabesaran di atassecarasederhana.
Misalnya, massasebuahbatangbesiadalah 3 kg. Hal initentunyasudahcukupmenggambarkanapapuntentangmassabesi. Tidakperlulagimengetahuiarahuntukmengetahuimassabesi. Massa cukupdinyatakandenganangkadansatuan.Besaraninilah yang dimaksuddenganbesaranskalar.Contah lain daribesaranskalaradalahpanjang, suhuluasvolum, massajenis, enegi, dayadan lain-lain.
Berbedahalnyadengancontohberikutini.Mobil berpindahsejauh 3 kilometer.Pernyataaninibelumcukupuntukmenjelaskanperpindahanmobil.Pertanyaan yang munculadalah, kemanamobiltersebutberpindah ?apakahkebarat, ketimurataukeselatan ? Ketikakitamendoronglemaridengangaya 1000 N sehinggabergerak, makapernyataanitujugabelumcukupuntukmenjelaskangaya yang diberikan. Hal inidikarenakanarahgayadorongmenentukankearahmanamejabergerak. Pertanyaan yang munculadalahKemanakaharahgayadorong 1000 N  yangdiberikan ? Besaran yang sepertiinilah yang disebutdenganbesaranvektor.Contoh lain daribesaranvektoradalahkecepatan, percepatan, momentum, impuls, kuatmedanlistrikdankuatmedan magnet.

2.PerbedaanVektorKomponendanVektorSatuan

Setiapvektordapatdiuraikanmenjadi 2 vektor yang salingtegaklurus(Kanginan,2002:77). Padakoordinatkartesian, vektordapatdiuraikankearahsumbu x, sumbu y dansumbu z jika 3 dimensi.Vektor-vektorhasilpenguraianinilah yang disebutdenganvektorkomponen.Vektor yang terletak di sumbu x, disebutdenganvektorkomponensumbu x, danvektor yang terletak di sumbu y disebutdenganvektorkomponensumbu y. Besardarivektorkomponentergntungdarivektorbersangkutan, tetapiarahnyaselaludiketahuidankonstan.
Vektorsatuan (unit vector) adalahvektor yang besarnyasatusatuan(Istiyono,2004:32). Vektorsatuanberfungsiuntukmenyatakanarahdarivektordalamruang, dimanavektorsatuanarahnyasejajarsumbukoordinat, danpertambahannyajugasejajarsumbukoordinat.Dalamkoordinatkartesian xyz, vektorsatuanbiasanyadilambangkandenganvektorsatuani untuksumbu x positif, vektorsatuanjuntuksumbu y positifdanvektorsatuank,untuk 3 dimensi.Jikadituliskan, vektorsatuanpadakoordinatkartesiandinyatakandengan  ,,  atauA, B, C.
Untuklebihjelasnya, suatuvektor A dapatdinyatakansebagaiberikut :
Padapersamaan di atas,A merupakanvektorsatuandarivektor .
Berdasarkanpenjumlahanvektor, Vektordiatasdapatditulisdandinyatakandalamvektor-vektorkomponennya
 = X + Y
 

Untukmemudahkananalisis, digunakanvectorsatuan yang nilainyasatusatuanpadakoordinatkartesian. Sepertiulasansebelumnya, vektorsatuan i untuksumbu x, danvektorsatuan j untuksumbu y. Vektor F di atasdapatdinyatakandalamvektorsatuan.
 = Xi + Yj
 

Dengandemikian, jelaslahperbedaan   vektorkomponendanvektorsatuan.

3. MenentukanVektorResultan

Untukmenentukanvektorresultan, terdapat 2 metode, yaknimetodegrafisdanmetodeanalitis.Metodegrafisdapatdibagimenjadi 3 metodeyaknimetodesegitiga, metodejajargenjangdanmetode polygon.Metodeanalitisjugadapatdibagimenjadi 3, yaknimetode sinus, metodekosinusdanmetodevektorkomponen.Metodevektor yang lazimdigunakanadalahmetodejajargenjanguntukmenentukanresultan 2 buahvektordanmetodevektorkomponenuntukmenentukanresultanbanyakvektor.


4. MetodeJajarGenjang

 

Seperti yang sudahdiulassebelumnya, metodejajargenjangdigunakanuntukmenentukanresultan 2 buahvektor.Jadisatulukisan, yang nantinyaakanberbentuksepertijajargenjang, hanyadapatmelukiskan 2 buahvektor. Aturanmenentukanvektorresultandenganmetodejajargenjangadalahsebagaiberikut.
1.      Lukisvektorpertamadanvektorkeduadengantitikpangkalberimpit
2.      Lukissebuahjajargenjangdengandengankeduavektorsebagaisisinya
3.      VektorResultanadalah diagonal jajargenjang yang titikpangkalnyasamadengantitikpangkalkeduavektor (Kanginan, 2002:68)
F1

F2

R = F1 + F2


Untuklebihjelasnya, bias dilihatgambarberikutini.     
                                                                                                     

Gambar 2 : MetodeJajarGenjang
 

Bila α = ( F1, F2) = sudutantaravektorgaya F1dan F2, maka
R =  =
y

x

z
Metodevektorkomponendapatdigunakanuntukmenentukanresultanlebihdari 2 vektor.Aturanpenggunaanmetodeiniadalahsebagaiberikut.Misal, terdapatsebuahvektor, vektor V sepertigambar di bawah.
V2
           

V1
                       
V3
 
                                            
Gambar 3: PenggunaanMetodeVektorKomponen
 

1.      Uraikanvektorkedalamkomponen-komponennya, kedalam x, y,z, sepertigambar di atas
2.     
Rx = Vx =  V1x + V2x + V3x
Ry = ∑Vy =  V1y  + V2y + V3y
Rz= ∑Vz = V1z + V2z + V3z
Jumlahkansemuakomponen X secaraaljabarbiasauntukmenentukan Rx, yaituvektorkomponen X darivektorresultan. Hal yang samaberlakupadakomponen Y dankomponen Z, sehinggadapatditulis :



3.      Besarvektorresultan R dinyatakandengan :
R = 
α

C

B

A
Perkalian 2 buahvektorlazimdisebutdenganperkaliansilang (cross product) .HasilperkaliansilangvektorA danvektorBmenghasikanvektorC (Kamajaya, 2007:62). Vektor C yang dihasilkkanselalutegaklurusbidang yang dibentukolehvektorAdanvektor B, sehinggavektor C tegaklurusdenganvektor A danjugadenganvektor C.


                                                                                                          

Gambar 4: ArahHasil kali perkalianvektor
 
 = AB sin α
Arahvektor C adalahmengikutiputaransekrup ,dimanajika A diputarkearah B, makahasil kali vektornyakearahatas. Sebaliknya, jika B diputarkearahA ,atau B x A,makahasil kali vektornya –C kearahbawah. JadihasildanarahdariperkalianvektorA x B dengan B x A tidaksama.Nilaiataupanjangektor C yang dihasilkanmemenuhipersamaanberikut.
                                                                                                  
Ada hal yang perludiperhatikandalamperkalianvektoryakni:
1.      Nilai 0o≤α≤180osehingganilai sin α pastilahpositif, sehingganilai C selalupositif
2.      Perkaliansilangbersifatantikomutatif, dimana A x B≠ B x A;A x B = -B x A.Dalamvektorsatuan, misal i x j = k, maka j x i = -k.
3.      Jika 2 vektorsalingtegaklurus ,sudutapit 90omaka:
 = A B Sin α = A B Sin 90o ; sin 90o = 1 ;  = A B, dalamvektorsatuandapatditulisdengan : i x j = k, j x k = i, dan k x i = j.
4.      Jika 2 vektorsegariskerja, searah yang membentuksudut 0o, ataupunberlawanan yang membentuksudut 180o, hasilperkaliansilangnyasamdengan nol.









TABEL PENGUASAAN MATERI

NO.
NAMA
PENGERJAAN
1
JOKO
BISA
2
JONO
SEDANG
3
JONTOR
SEDANG
4
RIKI
SABU
5
CACING
SANGAT BISA
6
GOMBLOH
BISA
7
KEWER
BISA
TABEL 1
GRAFIK PENGUASAAN MATERI

GRAFIK 1
GRAFIK 1
GRAFIK
1




(Istiyono, 2004)
(Kanginan, 2002)
(Kamajaya, 2007)
(Tipler, 1998)[c4] 

DAFTAR PUSTAKA

Istiyono, 2004. Fisika Untuk SMA Kelas X. Jakarta: Intan Pariwara.
Kamajaya, 2007. Cerdas Belajar Fisika. Bandung: Media pratama.
Kanginan, M., 2002. Fisika Untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
Tipler, P. A., 1998. Fisika Untuk Sains dan Teknik. Jakarta: Erlangga.





 [c1]Hal baru dalam belajar ms. Word
 [c2]Kalau  hanya ingin membuat tulisan gambar saja bisa atau tidak bu ?
 [c3]Semoga ilmu dari ibu berkah. 
 [c4]Untuk belajar saya ibu, terimakasih